PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kesbangpol menggelar kegiatan Dialog Kebersamaan dalam Keberagaman “Huma Betang Goes To Campus 2025” bertempat di Auditorium, Poltekkes Palangka Raya, Selasa (5/11/2026) pagi.

Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda Berintegritas, Berdampak Nyata dan Membangun Masa Depan yang Hebat.” Acara dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Ir. Leonard S. Ampung, Kepala Kesbangpol Katma F. Dirun, Plt. Kepala BNNP Kombes Pol Ruslan, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, serta ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Sejumlah figur inspiratif turut mengisi dialog, di antaranya Psikolog Klinis RSJ Kalawa Atei Reisqita Vadika, Putri Indonesia Kalteng Ayesha Vaniaku Liharfin, serta Duta Wisata Indonesia 2023 Rebeka Putri.

Dalam sambutannya, Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard menegaskan bahwa falsafah Huma Betang merupakan fondasi penting masyarakat Kalimantan Tengah dalam merawat kerukunan, menghargai perbedaan, dan menjunjung gotong royong.

“Generasi muda yang berintegritas adalah mereka yang mampu berpikir kritis, menjaga nilai moral, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk berkolaborasi serta berinovasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng berkomitmen mencetak SDM yang cerdas, sehat, dan berdaya saing, sejalan dengan misi pembangunan daerah.

Leonard berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi hadir sebagai game changer.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang memberi dampak nyata melalui gagasan, kreativitas, dan tindakan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

“Perbedaan bukan hambatan, melainkan kekayaan. Seperti Huma Betang yang menyatukan perbedaan di bawah satu atap, mahasiswa diharapkan mampu menjaga persatuan di kampus dan kehidupan sosial,” ucapnya.

Kepala Kesbangpol Katma F. Dirun menegaskan bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu akademik, tetapi juga ruang membangun karakter dan kreativitas.

“Kesbangpol ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya. Budaya bukan sekadar pariwisata, tetapi identitas yang mencerminkan nilai sosial masyarakat,” jelasnya.

Katma menegaskan falsafah Huma Betang harus terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat agar generasi muda tetap menjadi penjaga toleransi dan persatuan.(Hen).

DISHUT Kalteng
PUPR Kalteng
PUPR PKY
PERKIM PKY
LURAH LANGKAI
Kelurahan Menteng
SMA 1 Sepang
SMA 2 PKY
SMA 3 PKY
SMA 4 PKY
BKAD
CAMAT PHD