PALANGKA RAYA – Sanggar Rahut Baringin di bawah Pimpinan Johannes Pardosi denga Pembina Pangeran Sojuaon Pandiangan, S.Hut., M.M., menggelar acara Gondang Naposo Kalimantan Tengah Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula Universitas Palangka Raya (UPR), Kota Palangka Raya, Minggu (01/12/2024) Siang.
Acara Gondang Naposo ini mengangkat tema “Holong Namangarahuti Naposo Na Mar Tuhan Marbisuk Jala Maradat”. Kegiatan ini juga merupakan salah satu tradisi budaya adat Batak Toba, sebagai ajang pertemuan untuk menjalin tali silaturahmi, dan mempererat persahabatan antar generasi muda Batak di perantauan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, M.Katma F. Dirun yang diwakili oleh Plt.Kepala Biro Organisasi, Berti Susilawati mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik dan mengapresiasi adanya kegiatan Gondang Naposo, karena kegiatan ini merupakan salah satu sarana generasi muda Batak Toba untuk bisa menjalin kebersamaan di Bumi Tambun Bungai.
“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Acara ini bukan hanya memperkuat komunitas Batak, tetapi juga memberi warna bagi keberagaman budaya di Kalimantan Tengah. Kami berharap Sanggar Rahut Baringin dapat terus berkontribusi dalam membangun provinsi ini,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Pangeran Sojuaon Pandiangan menyampaikan, acara Gondang Naposo ini tujuannya adalah untuk merajut kebersamaan antara generasi muda Batak, supaya saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, sekaligus untuk melestarikan budaya Batak Toba.
“Di zaman era digital ini, banyak kaum Generasi Muda atau yang biasa disebut dengan Gen Z ini hampir melupakan adat budaya nya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap mereka bisa tetap melestarikan adat budayanya,” ungkap Pangeran.
Apalagi, tambahnya, adat budaya ini merupakan potensi nasional, kekayaan Indonesia yang bisa dikembangkan sebagai tujuan wisata, bahwa di Provinsi Kalimantan Tengah ini memiliki keberagaman suku dan adat budaya yang terus dipelihara dengan baik.
“Kami berharap kedepannya kegiatan positif semacam ini dapat didukung oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kota,” pungkasnya. (HK).












