PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkan Yohanes sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Tengah periode 2025–2030. Penegasan ini diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) ke-6 yang digelar di Hotel Bahalap Palangka Raya, Rabu (3/12/2025), dan berlangsung dalam suasana tertib, hangat, serta penuh antusiasme kader.
Keputusan penting tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Yuke Yurike, mewakili jajaran pusat. Ia menuturkan bahwa penetapan Yohanes telah melalui serangkaian kajian mendalam serta konsolidasi internal di tubuh partai.
“DPP PDI Perjuangan memutuskan, mengesahkan, dan menetapkan Yohanes sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah masa bakti 2025–2030,” tegas Yuke Yurike dalam forum resmi Konferda.
Selain menetapkan ketua, susunan pengurus inti juga diumumkan. Zuli Eko Prasetyo dipercaya sebagai Sekretaris DPD, sementara jabatan Bendahara diamanahkan kepada Yustinus Tenung. Ketiganya kemudian dikukuhkan dalam prosesi resmi yang menjadi puncak agenda Konferda.
Dalam sambutannya, Yohanes menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menekankan bahwa amanah tersebut bukan hanya tanggung jawab organisasi, tetapi juga komitmen politik kepada masyarakat Kalimantan Tengah.
Yohanes menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi pondasi kepemimpinannya: penguatan kaderisasi, konsolidasi internal, serta memperluas basis perjuangan partai hingga ke seluruh wilayah Kalteng.
“Ini bukan hanya amanah organisasi, tetapi juga tanggung jawab politik untuk masyarakat Kalimantan Tengah. Saya berharap seluruh kader dapat bekerja bersama tanpa sekat, tanpa melihat latar belakang maupun perbedaan pandangan,” ujarnya.
Konferda ke-6 PDIP Kalteng ini dipandang sebagai momentum penting dalam menghadapi berbagai agenda politik di tingkat daerah maupun nasional pada tahun-tahun mendatang. Kehadiran pengurus, kader, dan simpatisan dari seluruh kabupaten/kota menunjukkan kekompakan yang terus terjaga.
Dengan resminya struktur baru periode 2025–2030, PDIP Kalimantan Tengah diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu hadir sebagai kekuatan politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Hen).












